Friday, February 1, 2019

Bisnis Apartemen dan Kampus Universitas Saling Melengkapi



Sektor pendidikan telah menjadi bagian yang tak terpisahakan dari bisnis properti. Pendidikan, khususnya universitas ternama, bisa menjamin suatu kawasan menjadi lebih berkembang terkait potensi pasar yang bisa diraih dari segmen mahasiswa dan sifatnya berkelanjutan karena setiap tahun ada penerimaan mahasiswa baru.
Di sisi lain universitas juga memanfaatkan keberadaan pengembangan proyek properti untuk berekspansi dengan lebih cepat dan mudah. Menurut Aldi Garibaldi, Senior Associate Director Capital Markets and Investment Services Colliers International Indonesia (CII), sebuah perusahaan riset, manajemen, dan konsultan properti, keberadaan kampus dan pengembangan proyek bisa saling mendukung.

“Properti yang baik itu didukung dengan keberadaan sekelilingnya untuk ikut memacu kenaikan nilai investasi kawasan atau demand generator. Saat ini banyak kampus lebih memilih kerja sama dengan pengembang atau menyewa spacegedung perkantoran untuk membuka cabang, sehingga lebih efisien dan cepat dibanding bangun gedung sendiri. Di sisi lain, bagi developer keberadaan kampus menjadi demand generator yang baik untuk proyeknya,” ujarnya. saat paparan property market outlook 2019 di Jakarta pekan lalu.

Keberadaan mahasiswa universitas akan menjamin sektor ritel dan penyewaan unit apartemen lebih hidup. Salah satu pengembang yang menggandeng kampus adalah PT Prioritas Land Indonesia (PLI) di proyek Double Great Residence (3 ha/DGR) di kawasan Gading Serpong, Tangerang, Banten, dengan menggandeng Universitas Esa Unggul. DGR merupakan nama baru dari proyek K2Park setelah mendapatkan pendanaan dari Nantong Double Great Group asal China.

“Universitas Esa Unggul akan hadir seluas 10 ribu m2 dan akan melengkapi dua kampus di sekitaran sini, yaitu Universitas Media Nusantara dan Universitas Tarumanagara yang segera buka. Adanya kampus-kampus universitas itui akan memastikan investasi proyek di sini bisa berjalan dengan baik, khususnya terkait pasar sewa unitnya nanti,” kata Sammy Maramis, General Manager PT Prioritas Gading Indonesia, anak usaha PLI, melalui siaran pers di Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Konsep properti diintegrasikan dengan fasilitas pendidikan itu, jelasnya, telah banyak diterapkan di negara-negara maju. Kombinasi itu memberikan kemudahan kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar sarana pendidikan tersebut, dan kemudahan hunian bagi peserta didik. Fasilitas pendidikan itu juga akan sarana penunjang penting yang berdampak positif terhadap fasilitas ritel di kawasan.

“Pasar dari segmen mahasiswa itu sustain karena setiap tahun akan selalu ada penerimaan mahasiswa baru. Dan itu akan terus mengerek harga properti di sini. Makanya kami juga melengkapi fasilitas di proyek ini menyesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa. Tahap pertama dibangun tiga tower apartemen yang akan diserahterimakan tahun 2022. Kami menawarkan kemudahan cara bayar dengan cicilan Rp1,9 juta per bulan hingga topping off (tutup atap) tahun 2022,” tutur Sammy.

Bisnis Apartemen dan Kampus Universitas Saling Melengkapi



Sektor pendidikan telah menjadi bagian yang tak terpisahakan dari bisnis properti. Pendidikan, khususnya universitas ternama, bisa menjamin suatu kawasan menjadi lebih berkembang terkait potensi pasar yang bisa diraih dari segmen mahasiswa dan sifatnya berkelanjutan karena setiap tahun ada penerimaan mahasiswa baru.

Di sisi lain universitas juga memanfaatkan keberadaan pengembangan proyek properti untuk berekspansi dengan lebih cepat dan mudah. Menurut Aldi Garibaldi, Senior Associate Director Capital Markets and Investment Services Colliers International Indonesia (CII), sebuah perusahaan riset, manajemen, dan konsultan properti, keberadaan kampus dan pengembangan proyek bisa saling mendukung.

“Properti yang baik itu didukung dengan keberadaan sekelilingnya untuk ikut memacu kenaikan nilai investasi kawasan atau demand generator. Saat ini banyak kampus lebih memilih kerja sama dengan pengembang atau menyewa spacegedung perkantoran untuk membuka cabang, sehingga lebih efisien dan cepat dibanding bangun gedung sendiri. Di sisi lain, bagi developer keberadaan kampus menjadi demand generator yang baik untuk proyeknya,” ujarnya. saat paparan property market outlook 2019 di Jakarta pekan lalu.

Keberadaan mahasiswa universitas akan menjamin sektor ritel dan penyewaan unit apartemen lebih hidup. Salah satu pengembang yang menggandeng kampus adalah PT Prioritas Land Indonesia (PLI) di proyek Double Great Residence (3 ha/DGR) di kawasan Gading Serpong, Tangerang, Banten, dengan menggandeng Universitas Esa Unggul. DGR merupakan nama baru dari proyek K2Park setelah mendapatkan pendanaan dari Nantong Double Great Group asal China.

“Universitas Esa Unggul akan hadir seluas 10 ribu m2 dan akan melengkapi dua kampus di sekitaran sini, yaitu Universitas Media Nusantara dan Universitas Tarumanagara yang segera buka. Adanya kampus-kampus universitas itui akan memastikan investasi proyek di sini bisa berjalan dengan baik, khususnya terkait pasar sewa unitnya nanti,” kata Sammy Maramis, General Manager PT Prioritas Gading Indonesia, anak usaha PLI, melalui siaran pers di Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Konsep properti diintegrasikan dengan fasilitas pendidikan itu, jelasnya, telah banyak diterapkan di negara-negara maju. Kombinasi itu memberikan kemudahan kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar sarana pendidikan tersebut, dan kemudahan hunian bagi peserta didik. Fasilitas pendidikan itu juga akan sarana penunjang penting yang berdampak positif terhadap fasilitas ritel di kawasan.

“Pasar dari segmen mahasiswa itu sustain karena setiap tahun akan selalu ada penerimaan mahasiswa baru. Dan itu akan terus mengerek harga properti di sini. Makanya kami juga melengkapi fasilitas di proyek ini menyesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa. Tahap pertama dibangun tiga tower apartemen yang akan diserahterimakan tahun 2022. Kami menawarkan kemudahan cara bayar dengan cicilan Rp1,9 juta per bulan hingga topping off (tutup atap) tahun 2022,” tutur Sammy.

Monday, December 17, 2018

Prioritas Land Indonesia Mulai Pasarkan Double Great Residence Gading Serpong

PT Prioritas Land Indonesia mulai melakukan pembangunan Double Great Residence (dahulu K2 Park) pada Desember 2018 ini, bersamaan dengan dimulainya pemasaran.
Hunian dengan tiga tower ini, memiliki 3000 unit yang ditawarkan, dan diagendakan selesai dibangun pada 2022 dengan dana investasi sebesar Rp 800 miliar.
Selain itu, di area tersebut akan dibangun Universitas Esa Unggul dengan luas lahan 10.000 m2.
Dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/12/2018), Direktur Utama Prioritas Land, Marcellus Chandra mengatakan, hunian edukasi pertama di Serpong ini juga akan menggandeng univesitas ternama lainnya untuk bergabung.
“Konsep ini merupakan yang pertama dan satu-satunya di Serpong dimana hunian berdampingan dengan kampus,” ujar Marcell.
Selain itu, lanjut dia, hunian ini juga menyediakan lift parking yang efisien dan modern.
Menurutnya, konsep lift parking sudah menjadi trend di negera-negara lain, seperti di Singapura dan Jepang.
“Konsep apartemen yang kami bangun sangat modern dan hi-tech, sesuai dengan tema Hunian Edukatif bagi kaum milenials,“ jelas Marcell.
Saat ini, papar Marcell, pihaknya tengah mempersiapkan bor pile di 5.000 titik pembangunan dan diharapkan pada akhir tahun depan (2019), pembangunan fondasi sudah rampung.
Nantinya, Double Great akan terdiri dari 6 tower, 47 lantai, dan hanya 30-an unit di tiap lantainya.
“Khusus untuk yang tiga tower, kami targetkan di 2022 sudah serah terima kunci,” ucap Marcell.
Ditambahkan, sebagai langkah awal pemasaran pada Desember 2018 ini, Double Great Residence memberikan promo Friendly Payment Until Topping Off berupa keringanan pembayaran, yaitu Free DP dan cicilan hanya Rp 1,9 jutaan hingga hingga Topping Off.
“Jadi sampai masa Topping Off nanti, konsumen  tidak perlu membayar DP dan hanya mencicil Rp 1,9 Jutaan setiap bulannya,” katanya lagi.
Asal tahu saja, beberapa waktu lalu, Prioritas Land telah melakukan penandatanganan kerjasama dengan investor asal China, Nantong Double Great Group.
Nantong Double Great Group merupakan perusahaan tekstil sekaligus pengembang yang berpengalaman di negeri asalnya, di wilayah Nantong, Provinsi Jiangsu, China.
Adapun kerjasama dengan Prioritas Land Indonesia ini merupakan langkah pertama Nantong dalam berekspansi ke Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Guo Yonghe, CEO (Chief Executive Officer) Nantong Double Great Group, mengaku, pihaknya sangat bersyukur bisa bekerjasama Prioritas Land Indonesia. Pasalnya, Prioritas Land Indonesia sudah sangat mengusai pasar properti di Indonesia dan juga sudah sangat berpengalaman.